Mahasiswa Sudah Boleh Berkegiatan di Malam Hari

Aklamasi—Kamis (22/11), seluruh organisasi kemahasiswaan yang ada di UIR adakan audiensi dengan pihak rektorat. Pertemuan berlangsung di Auditorium Lantai IV Gedung Rektorat, dihadiri oleh rektor UIR, Prof. Dr. Syafrinaldi, S.H, M.C.L., dan wakil rektor III bid. kemahasiswaan, Ir. Rosyadi, M.Si., serta seluruh perwakilan dari organisasi kemahasiswaan.

Ada pun masalah utama yang dibahas adalah aktifitas mahasiswa di malam hari. Sejak akhir Juni 2018, Gedung Kesekretariatan UKM (Unit kegiatan Mahasiswa) dikerangkeng secara sepihak oleh pihak rektorat. Tanpa ada duduk temu bersama dan musyawarah, gedung tersebut ditutup di malam hari dengan alasan keamanan kampus—karena kejadian penangkapan terduga teroris di Universitas Riau.

Syafrinaldi mengatakan akan meninjau kembali kebijakan ini, dan akan membahas dengan pihak YLPI (Yayasan Lembaga Pendidikan Islam) selaku pengelola. Untuk sementara, seluruh organisasi kemahasiswaan boleh berkegiatan di malam hari hingga pukul 10. Namun, khusus untuk di hari minggu dan kegiatan menginap harus meminta izin terlebih dahulu dengan membuat surat permohonan izin (22/11).

Alvid Wirajaya Wilim—Komandan KSR PMI UIR, menyayangkan ditutupnya Gedung UKM hingga jam 6 sore, dan itu pun tutup di hari minggu. Karena kegiatan sosial PMI beberapa kali terganggu karenanya.

Ardian Pratama—Pemimpin Redaksi AKLaMASI, juga mempertanyakan keputusan sepihak tersebut sebelumnya. Jika ingin menangkal radikalisme di kampus, seharusnya seluruh organisasi kemahasiswaan di kampus harus dikumpulkan, dan membahas masalah ini bersama, bukan membatasi jam aktifitas mahasiswa. Sehingga menimbulkan permasalahan baru.

Yondri Satria Pranata—Koordinator Mapala UIR, juga sepakat dengan peninjauan kembali aturan jam malam di UIR. Karena peralatan dan perlengkapan Mapala sepenuhnya berada di sekretariat, sehingga Mapala kesusahan saat membutuhkan alat perlengkapan tersebut.


Reporter: Dendi Alrizki

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *