ASIC Datangi UIR Untuk Inspeksi Akreditasi Internasional

Oleh : Arif Widyantiko


Universitas Islam Riau (UIR) mendapat kunjungan oleh Accreditation Service for International Colleges (ASIC), salah satu lembaga spesialisasi Akreditasi Internasional Independen dari Inggris yang telah diakui Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Lembaga ini melakukan akreditasi Sekolah, Perguruan Tinggi, Universitas, Organisasi pelatihan hingga kelas online jarak jauh.

Berlangsung selama lima hari dengan target kunjungan 18 Program Studi (Prodi)  yang ada di UIR. Dimulai Senin hingga Kamis (18-22/11), oleh dua inspector ASIC, Dr. Lee Hammond dan Florence Waniwa.

Rabu (20/11), inspector ASIC mengunjungi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), dengan dua Prodi tujuan, yakni Bahasa Inggris dan Seni Drama Tari dan Musik (Sendratasik). Acara tersebut berlangsung di lantai 1 Gedung FKIP C UIR.

“Adapun kegiatan ASIC, bertujuan untuk melihat fasilitas dalam  kampus, Proses administrasi, kompetensi mahasiswa, dosen, rektor, proses berlangsungnya kuliah, kemudian dosen merespon seluruh permasalahan dengan dosen lainnya, hal inilah yang di nilai dari ASIC itu sendiri” Terang Drs. Alzaber, M.Si, Dekan FKIP.

Setelah penilaian dilakukan, ASIC memaparkan tiga level kriteria predikat yang akan diberikan pada UIR yaitu Predikat Premier, Qualified, Failed. Kemudian masing-masing level akan di berikan sertifikat internasional.

Drs. Alzaber, M.Si mengatakan, dengan sertifikat internasional ini, maka ijazah yang digunakan oleh alumni UIR bisa dibawa dengan melampirkan sertifikat ASIC dengan perusahaan-perusahaan internasional yang ada di Indonesia,maupun peruusahaan-perusahaan yang ada di luar negeri.

Dalam kunjungannya ke FKIP, ASIC mendapat sambutan berupa persembahan teater Hang Tuah  dan Tari Zapin kreasi oleh mahasiswa Bahasa Inggris, yaitu English Student Association (ESA). Primadana –Bupati ESA mengatakan, butuh tiga bulan untuk mempersiapkan persembahan tersebut.

“Selain itu kami juga membuka stan, dengan alasan bahwa tenaga pendidik juga memiliki kelebihan-kelebihan seperti Riset, Sosial Education, Jurnalistik, Kewirausahaan, Olahraga dan Tari.” Tambah Primadana.


Editor : Fadhli Abi Rafdi
Gambar : www.asic.org.uk/

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *