BERITA

Pemira UIR 2025/2026 Usai, Ramadhanu dan Sukron Terpilih


Penulis : Bangun Utama


Setelah melalui proses Pemilihan Raya (Pemira) yang panjang, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Riau secara resmi memiliki kepemimpinan baru. M. Ramadhanu Hasibuan dan Sukron sebagai Presiden dan Wapres terpilih, untuk periode 2025/2026 dalam penghitungan total suara yang digelar di Gedung PKM UIR pada 7-8 November 2025.

Berdasarkan hasil rekapitulasi yang selesai pada Sabtu, 8 November. Dari 3.133 total surat suara yang sah, paslon 01 Ramadhanu dan Sukron dinyatakan sebagai pemenang dengan perolehan total 2.193 suara, atau setara dengan 61,07% dari total surat suara sah. Sementara paslon 02 Muhammad Azfar Azhari dan Rajasi Dewa memperoleh 940 suara.

Tempat pemungutan suara terbagi menjadi 9 TPS, disesuaikan dengan jumlah fakultas yang ada di UIR. Penghitungan suara berlangsung pada pukul 19.00 hingga 03.00. Dimulai dari penghitungan kotak suara dari Fakultas FISIPOL, Hukum, dan ditutup dengan FAI.

Salah seorang mahasiswa Fakultas Hukum, menyatakan bahwa dalam pemilihan ini terdapat ajakan dari tim pasangan calon, namun tidak terdapat unsur paksaan mengenai paslon mana yang harus dipilih.

“Beberapa tim dari paslon (tidak disebutkan) memang sempat menawarkan dan mengajak untuk memilih paslon tertentu, namun sejauh ini tidak ada unsur paksaan untuk memilih salah satu paslon.” Ucap mahasiswa tersebut.

M Rizky selaku Staff Badan Pemilihan Raya Mahasiswa, menyatakan bahwa seluruh proses penghitungan telah dilakukan secara transparan dan terbuka. Mulai dari pemungutan hingga penghitungan suara dilakukan secara transparan, disaksikan oleh tim sukses masing-masing calon dan mahasiswa.

Sebelumnya, pencoblosan yang dijadwalkan akan dilakukan pada 6 November mengalami pengunduran selama satu hari. Rizky mengatakan bahwa hal ini terjadi akibat ketidaksiapan dari pihak PPRM (Panitia Pemilihan Raya Mahasiswa) Fakultas.

“Terdapat beberapa fakultas yang masih belum memiliki PPRM, maka dari itu pencoblosan yang dijadwalkan pada 6 November 2025 diundur menjadi 7 November 2025.” Ujar Rizky.

Dalam hal pengunduran ini menyebabkan berkurangnya antusias mahasiswa untuk mencoblos. Sehingga terjadi perbandingan yang sangat kontras antara total mahasiswa UIR dengan jumlah surat suara yang ada. Diketahui total keseluruhan mahasiswa UIR adalah 23.020 per 26 Agustus 2025, sementara total surat suara hanyalah 3.591 surat suara.

Agenda selanjutnya adalah persiapan serah terima jabatan dan pelantikan resmi oleh Rektor Universitas Islam Riauyang jadwalnya masih akan didiskusikan terlebih dahulu untuk menentukan waktu yang tepat.

“Berikutnya kami akan membicarakan dengan Rektorat terlebih dahulu, mengenai jadwal yang tepat untuk pelantikan.” Tutup Rizky.


Foto : Bangun Utama

Editor : Dian Wahyu Ningsih