KAMPUS

UIR Gelar Wisuda Periode I 2026: 917 Lulusan Siap Mengabdi untuk Bangsa


Penulis : Alya Salsabilla dan Zannuba Izzatun Nabila


Universitas Islam Riau (UIR) menggelar Rapat Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Periode I Tahun 2026 pada program Doktor, Magister, dan Sarjana di Gelanggang Olahraga UIR, Rabu (11/02).

Prosesi yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut secara resmi dibuka oleh Rektor UIR, Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H.

Rektor UIR, Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa kelulusan merupakan titik awal pengabdian. Para lulusan diharapkan mampu menjaga integritas, mengembangkan kompetensi, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.

Melalui Wisuda Periode I Tahun 2026 ini, Universitas Islam Riau kembali meneguhkan komitmennya dalam melahirkan sumber daya manusia unggul yang berlandaskan iman dan takwa, serta siap menjawab tantangan zaman dengan profesionalisme dan tanggung jawab.

Pada Wisuda periode kali ini, UIR berhasil mewisudakan sebanyak 917 wisudawan dan wisudawati dengan lulusan sarjana sebanyak 847 orang, Magister 69 orang, dan satu orang Doktor.

Rabu pagi, GOR Universitas Islam Riau dipenuhi keluarga wisudawan yang hadir menyaksikan momen bersejarah dalam perjalanan akademik putra-putri mereka. Sidang senat berlangsung tertib dan khidmat, dihadiri jajaran pimpinan universitas, perwakilan LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepulauan Riau, pengurus Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Riau, serta para guru besar. Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti ruangan saat prosesi pengukuhan dilaksanakan secara resmi dan berurutan.

Prestasi akademik menjadi salah satu sorotan utama dalam wisuda periode ini. Pemuncak universitas dianugerahkan kepada Rahma Evita Chaniago dari Program Studi Ilmu Hukum S1 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,98. Pada jenjang Magister, Nita Manik dari Program Studi Magister Manajemen meraih IPK 4,00 dengan predikat dengan pujian. Sementara itu, pada jenjang doktor, Dr. Taufan Nugroho dari Program Studi Hukum mencatatkan IPK 3,81 dengan predikat sangat memuaskan.

Sementara itu, pemuncak di tingkat fakultas turut menunjukkan capaian yang membanggakan. Dari Fakultas Agama Islam, Muhammad Zeki Permana dari Program Studi Perbankan Syariah meraih IPK 3,83. Fakultas Teknik menetapkan Zahrah Mawaddah dari Program Studi Teknik Informatika dengan IPK 3,94. Fakultas Pertanian menobatkan Sri Indry Rahmayani dari Program Studi Agroteknologi dengan IPK 3,87.

Suasana haru semakin terasa ketika nama Almarhumah Rozalina Agustina dari Program Studi Ilmu Komunikasi diumumkan dalam prosesi. Ia dinyatakan lulus dengan IPK 3,62 sebelum wafat. Pihak keluarga menerima penghormatan secara simbolis di tengah doa yang dipanjatkan bersama oleh seluruh hadirin.

Apresiasi juga diberikan kepada Yola Apriani dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik yang berhasil menyelesaikan studi dengan IPK 3,54 sebagai wisudawan disabilitas, menjadi bukti keteguhan dan semangat juang yang menginspirasi.

Aditya Nanda wisudawan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis menegaskan bahwa keberhasilannya tidak terlepas dari dukungan keluarga yang sederhana namun penuh semangat.

“Saya terlahir di keluarga yang sederhana tetapi sangat suportif. Hal itu yang membuat saya terus termotivasi untuk berjuang dan berprestasi. Sebagai seorang pria yang kelak menjadi pemimpin, saya merasa harus memiliki wawasan yang luas, dibarengi soft skill yang baik, tidak hanya kuat secara teori tetapi juga memiliki pengalaman yang luar biasa,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara capaian akademik dan pengalaman selama masa perkuliahan.

“Selama perkuliahan alangkah lebih baiknya tidak hanya fokus pada IPK saja, tetapi juga mengikuti berbagai kegiatan di dalam maupun di luar kampus. Dengan begitu wawasan dan soft skill akan berkembang seiring pengalaman yang diikuti, dan lambat laun bekal tersebut akan sangat berguna di dunia kerja,” jelasnya.

Di akhir Aditya menyampaikan pesan kepada mahasiswa Universitas Islam Riau.

“Untuk adik tingkat di UIR, semangat terus, kejar IPK setinggi mungkin, dan selama kuliah carilah pengalaman sebanyak-banyaknya,” tutupnya.


Editor : Airlangga Kepri Nusantara

Foto : Adziratul Jihani