KAMPUS

UIR Wisuda 1.443 Lulusan Periode II 2026, Total Alumni Tembus 84 Ribu


Penulis: Muhammad Sahnan Lubis


Universitas Islam Riau (UIR) secara resmi mewisuda 1.443 lulusan pada Wisuda Periode II Tahun 2026 yang digelar pada Rabu, 24 Juni 2026, bertempat di Gelanggang Olahraga (GOR) UIR. Jumlah ini terdiri atas 1 doktor, 128 magister, dan 1.314 sarjana dari berbagai program studi di lingkungan UIR.

Dengan bertambahnya lulusan pada periode ini, total alumni UIR kini telah mencapai 84.061 orang angka yang menjadi bukti nyata kontribusi universitas dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas di Provinsi Riau.

Rektor UIR, Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan para mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan mereka. Ia turut mengucapkan selamat kepada program studi yang berhasil meraih akreditasi unggul, serta kepada dua dosen yang resmi diangkat sebagai guru besar.

Momen wisuda tidak sekadar menjadi seremonial pelepasan semata. Rektor menegaskan pentingnya tanggung jawab pribadi setelah menuntaskan pendidikan tinggi. Ia secara khusus mengingatkan para wisudawan agar tidak bersikap sombong atas gelar yang diperoleh.

“Saudara sudah memiliki darjah, namun tetaplah memiliki kerendahan hati, terutama di hadapan ibu dan ayah saudara. Jangan sekali-kali menggunakan darjah untuk berlaku durhaka. rida Allah terletak pada ridho orang tua,” tegasnya.

Di balik angka kelulusan yang membanggakan, para wisudawan melewati perjalanan yang tidak selalu mulus. Rahima Azzahra, wisudawan dari Fakultas Hukum angkatan 2022, mengungkapkan bahwa masa kuliah mengajarkannya pelajaran berharga tentang keikhlasan.

“Pembelajaran yang paling aku dapatkan semasa kuliah ini adalah belajar untuk mengikhlaskan semuanya. Tidak semua hal bisa kita capai, kita juga tidak bisa selalu menyenangkan orang lain,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Laila Fitri dari Fakultas Agama Islam. Baginya, konsistensi dan disiplin adalah kunci selama perkuliahan.

“Setiap proses pasti ada hasilnya selama mau berusaha dan terus berdoa. Semuanya akan indah pada waktunya,” ucapnya.

Sementara itu, Noni Sulistiawati dari Fakultas Pertanian mengaku motivasinya bangkit dari sikap diremehkan oleh senior.

“Banyak disepelekan sama senior-senior. Itu jadi cambukan untuk menjadi semangat. Jadi kita tidak perlu banyak bicara, yang penting buktikan dalam prosesnya,” tuturnya.

Ketiganya juga menitipkan pesan kepada adik tingkat dan mahasiswa baru. Rahima menyarankan agar mahasiswa baru segera menetapkan tujuan sejak awal perkuliahan.

“Dari sedini mungkin, tetapkan apa yang ingin kita capai di tiap semester. Jika tidak berjalan mulus, ikhlaskan. Tapi jangan pernah patah semangat,” pesannya.

Wisuda Periode II UIR 2026 ini menjadi penanda penting bagi ribuan keluarga sekaligus tonggak baru bagi para lulusan dalam menapaki kehidupan setelah bangku kuliah.


Reporter: Novi Anastasha

Editor: Airlangga Kepri Nusantara

Dokumentasi: Nur Rahma