Seluruh HMJ Fakultas Teknik Melaporkan Kejadian Festival Kepada Rektorat

Oleh: Salma Siregar


Seluruh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) di Fakultas Teknik Universitas Islam Riau (UIR) melakukan Aksi Damai di depan gedung Rektorat, Rabu (11/09). Aksi tersebut dilatarbelakangi oleh pemberitaan AKLaMASI mengenai “Wakil Rektor III Siap Beri Sanksi Kepada Mahasiswa Penjual Paksa Saat Festival”.

Dian Tohonan Panjaitan—Mahasiswa Teknik Mesin 2015, menyampaikan banyak menerima aduan dari mahasiswa baru terkait paksaan pembelian produk berupa stiker dan makanan ringan (Fitbar), “Untuk itu kami membawa bukti berupa kertas untuk stempel, stiker, dan fitbar yang dibeli saat festival, juga beberapa saksi,” tegasnya saat audiensi di ruangan Wakil Rektor III UIR.


Ir. H. Rosyadi, M.Si—Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama dan Akmar Effendi, M.Kom— Kepala Biro Akademik memeriksa bukti yang diserahkan.

Yunefri—Ketua kelas 1 C Teknik Perminyakan, membenarkan adanya paksaan tersebut dan mengalami kerugian sebesar Rp 15.000, “Saya membeli stiker seharga Rp 5000 di stand BEM UIR dan Rp 10.000 untuk dua bungkus Fitbar di stand BEM FKIP,” ungkapnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Lutfikamila—Mahasiswa Teknik Sipil, yang diharuskan membeli Fitbar dua bungkus di stand BEM Fakultas Hukum seharga Rp 10.000.

“Kami diharuskan untuk membeli itu semua supaya bisa dapat stempel dan setelah mengetahui bahwa banyak stand yang menerapkan hal serupa, saya berhenti meminta stempel lalu mengadukan kepada senior di Fakultas Teknik adanya pungli tersebut,” keluhnya.

Menanggapi hal tersebut, Ir. H. Rosyadi, M.Si—Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama, menyampaikan bahwa tidak dapat mengambil keputusan sendiri dan harus mendiskusikan kepada Forum Badan Etik Universitas, “Saya akan mengadakan rapat untuk memutuskan apakah harus menghukum atau melarang kegiatan itu diadakan lagi dan itu akan menjadi titik akhir dari pertikaian ini,” ucapnya saat audiensi bersama Mahasiswa Fakultas Teknik di Ruang Rapat WR III.

Hingga berita ini diterbitkan, seluruh HMJ Fakultas Teknik belum menerima keputusan apapun terkait pernyataan WR III yang akan memberi sanksi kepada stand yang memaksa mahasiswa baru untuk membeli produk yang mereka jual.


Editor: Yenny Elvira
Foto: Dicky Wahyudi

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *